id

Mendag Minta Persaingan Ritel Modern dan Tradisional Dihilangkan

By  Jun 09, 2017 | 13:38
Foto: Banten Hits/ Tifa Auliani

Tangerang - Indogrosir di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung, Kota Tangerang dipilih Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita untuk mengecek langsung stok bahan pokok selama bulan ramadan, Jumat (9/6/2017).

 

Mendag mengapreasi pusat perkulakan tersebut yang sudah bermitra dengan warung-warung kecil sehingga memudahkan mendapatkan akses dan harga yang sama dengan retail modern.

Enggartiasto menjelaskan, pedagang kecil dan pasar tradisional menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, persaingan antara ritel modern dan pasar tradisional harus dihilangkan.

"Ritel modern bisa lebih murah karena akses dan harga jika dibandingkan dengan warung kecil maupun pasar tradisional yang kurang mendapatkan akses, padahal karakternya berbeda," terang mendag.

"Indogrosir sudah memiliki dan akan mengembangkan untuk melayani dengan harga yang sama dengan Indomaret. Pada dasarnya, mereka diberikan level of flying field yang sama, akses pasar yang sama untuk kemudian dijual, tinggal mereka menentukan berapa marginnya, kalau dia mau laku harus sama marginnya dengan Indomaret," jelas Enggartiasto.

Pola tersebut harus terus dikembangkan untuk menjadikan warung tradisional tetap hidup dan berkembang. Salah satu upayanya adalah terus disuplai bantuan dan mempermudah sumber akses barang.

"Sejauh warung itu mendapatkan bantuan, sumber akses barang yang sama, saya rasa tidak akan ada masalah. Karena, yang selalu menjadi persoalan adalah pedagang kecil dan pedagang pasar memperoleh akses yang berbeda dengan harga yang berbeda dibandingkan dengan retail modern, jika ini berjalan di radius tertentu, coverege-nya maka bisa kita dorong untuk dikembangkan," paparnya.

Saat ini, Indogrosir telah memiliki 8.000 mitra warung kecil yang mendapatkan suplai barang yang sama dengan pasar retail modern.

"Kita akan terus dorong untuk dikembangkan hingga angka 10.000 mitra," tutup Enggartiasto.(Nda)