id

Karya Narapidana Ikut Serta dalam Trade Expo Indonesia 2017 di ICE BSD

By  Okt 11, 2017 | 10:39
Ilustrasi. (Banten Hits)

Tangerang - Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 yang digelar ke 32 kalinya digelar di Indonesia Convention Exhbition (ICE) BSD, Tangerang. Pameran dagang terbesar di Indonesia ini mulai berlangsung hari ini hingga 15 Oktober 2017 mendatang. Rencananya, acara ini akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Acara ini juga sekaligus menjadi kesempatan bagi Lembaga Pemasyarakatan Industri yang dicanangkan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) menampilkan berbagai karya unggulan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam pameran tersebut.

Dilansir dari press release Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (PAS), Rabu (11/10/2017), Plt Dirjen Pemasyarakatan Ma'mun mengatakan, produk unggulan para narapidana yang dipamerkan dalam pameran tersebut berasal dari beberapa lapas di Indonesia.

Seluruh produk merupakan hasil kerajinan dan kreativitas WBP, di antaranya, produk garmen dari Lapas Kelas I Tangerang, bola kaki dari Lapas Kelas I Cirebon, kursi rotan sintetis dari Lapas Narkotika Cirebon, meubelair dari Lapas Kelas I Surabaya, alat makan dari kayu hasil kerajinan Lapas Kelas IIB Banyuwangi, tas kulit dari Rutan Kelas I Cipinang, dan papan catur artistik dari Lapas Toli-Toli, serta beberapa produk unggulan narapidana lainnya.

“Pada pameran yang mengundang potensi pembeli dari 65 negara tersebut, kami akan pamerkan karya yang berkualitas ekspor,” ujar Ma'mun.

Ditjen PAS juga memamerkan produk eksklusif berupa batik tulis karya terpidana mati Mary Jane yang saat ini mendekam di Lapas Perempuan Yogyakarta. Selain itu, ada pula kaligrafi karya napi terorisme dari Lapas Semarang dan Madiun.

Melalui kegiatan tersebut, Ditjen PAS ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan turut serta dalam membangun perekonomian bangsa, melalui hasil karya WBP menuju lapas produktif yang memproduksi hasil karya narapidana yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional yang telah dibuktikan dengan produksi dari lapas yang sudah sampai keluar negeri.(Nda)

Ananda Deni

Memutuskan pilihan hidup sebagai jurnalis setelah masa-masa kuliahnya dulu dihabiskan dalam dunia pergerakan kampus. Pernah aktif di sejumlah organisasi kemahasiswaan dan bergabung dengan situs berita Banten Hits pada 2013.