id

Gubernur Banten Raih Penghargaan Anugerah Aksara Tertinggi

By  Okt 25, 2015 | 17:47
Gubernur Banten Rano Karno saat mendapatkan penghargaan Anugerah Aksara dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).(FOTO: Humas Pemprov Banten)

Banten Hits - Gubernur Provinsi Banten Rano Karno mendapatkan Anugerah Aksara dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkat upayanya dalam pemberantasan buta aksara di Banten. Pemberian anugerah dilakukan saat peringatan Hari Buta Aksara Internasional di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2015).

"Gubernur (Banten) mendapat anugerah Aksara Utama dari Kemendikbud atas usahanya memberantas buta aksara di Banten," kata Presiden Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Indonesia Firman Venayaksa saat dihubungi Banten Hits melalui telepon genggamnya, Sabtu (24/10/2015).

Firman menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Kemendikbud Herman Syamsudin dan Direktur Unesco Office Jakarta, Syahbaskhan.

Selain Rano Karno, dua gubernur lainnya yang menerima penghargaan serupa yaitu Gubernur Gorontalo dan Gubernur Sulawesi Selatan, namun keduanya hanya menerima penghargaan Anugrah Aksara Madya, penghargaan yang berada satu tingkat di bawah Anugrah Aksara Utama.

Dari rilis yang diterima Banten Hits dari Humas Pemprov Banten, Rano Karno meminta kerjasama yang baik antara pemerintah kabupaten dan kota, terutama dinas pendidikan, khususnya PKBM dan kelompok belajarnya harus terus ditingkatkan. Terutama penguatan program, anggaran, orientasi maupun monitoring dan evaluasi.

"Inikan sebenarnya leading sektornya ada di kabupaten dan kota. Jadi pimpinannya harus fokus terhadap masalah itu, apalagi kan nanti di desa ada anggaran desa. Mudah-mudahan bisa membantu," kata Rano.(Rus)

 

Dian Sucitra

Dian Sucitra memulai karir jurnalistik di Banten Hits 2013 lalu, namun pada awal 2014 resign dan memutuskan bergabung dengan media lain di Banten. Pengujung 2014 kembali bergabung dengan Banten Hits lalu kembali resign pada Februari 2016 untuk bergabung di website seni dan budaya.

 

 

Ayoo Berlangganan Berita Kami