id

Sebelum Mudik Lebaran, Masyarakat Banten Diminta untuk Lapor ke Kantor Polisi

By  Jun 18, 2017 | 12:23
Kapolda Banten, Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo.(Banten Hits/Mahyadi)

Serang - Mudik atau pulang ke kampung halaman telah menjadi sebuah tradisi bagi rakyat Indonesia. Namun sering kali hal ini dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk membobol rumah yang kosong ditinggal mudik.

 

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan gangguan-gangguan keamanan ketertiban masyarakat saat ditinggal mudik kerap kali terjadi di Banten.

Misalnya, kata dia rumah yang ditinggal dalam keadaan baik namun saat balik justru sudah berantakan dibobol maling.

"Masyarakat yang meninggalkan rumahnya kita memberikan pelayanan kepada mereka, kalau memang ditinggalkan dalam waktu lama tolong untuk diinformasikan kepada kepolisian nanti kita akan minta kepada kepolisian terdekat untuk mengontrol dalam patroli kita," jelas Sigit, Sabtu (17/6/2017).

Sigit juga menghimbau, agar warga yang meninggalkan rumahnya pada saat lebaran untuk mematikan listrik dan mematikan segala sesuatu yang dapat menyebabkan kebakaran.

"Tapi tolong pada saat meninggalkan rumah, yakinkan bahwa hal-hal yang bisa membahayakan pada saat ditinggal seperti listrik di padamkan. Sumber Api itu harus betul-betul mati," paparnya.

Selain himbauan kepada masyarakat, Sigit juga memberikan himbauan pada personel Operasi Ramadniya 2017. Ia berharap supaya aparatnya dapat bersiaga dan tanggap dalam mengantisipasi kondisi-kondisi darurat saat mudik.

"Prinsipnya silakan diinformasikan ke polisi terdekat yang kita siapkan untuk membantu menjaga keamanan dari rumah-rumah yang ditinggalkan masyarakat," tandasnya.(Zie)