id

Camat Sindang Jaya Sebut Tak Ada Pembangunan Rumah Ibadah di Suvarna Sutera

By  Okt 10, 2017 | 08:09
Ratusan warga dari tujuh desa di Kecamatan Sindang Jaya saat hendak berunjuk rasa menolak sekolah dan rumah ibadah di Suvarna Padi Alam Sutera.(FOTO: Istimewa)

 

Tangerang - Camat Sindang Jaya Supriyadinata memastikan tidak ada pembangunan rumah ibadah di kawasan Suvarna Sutera, Alam Sutera. Pernyataan Supriyadinata ini terkait aksi penolakan warga tujuh desa atas pembangunan sekolah dan rumah ibadah, Rabu (4/10/2017).

"Tidak ada pembangunan rumah ibadah. Yang ada hanya sekolah. Masyarakat kita ini sangat reigius. Mereka masih tabu dengan nama (sekolah) seperti itu," terang Supriyadinata melalui panggilan WhatsApp, Minggu (8/10/2017).

Supriyadinata juga menyerahkan sepenuhnya penyelesaian polemik warga dengan Alam Sutera kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA: Warga Sindang Jaya Tolak Sekolah dan Rumah Ibadah di Suvarna Padi Alam Sutera

"(Masalah) itu bukan lagi kewenangan pemerintah kecamatan, tapi sudah di tingkatan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Saya juga sudah melaporkan langsung hal ini ke pak bupati," terangnya.

Pernyataan Supriyadinata ini dibantah warga. Deni, salah seorang warga Sindang Jaya meyakini Alam Sutera akan membangun sekolah dan rumah ibadah.

"Sepengetahuan saya dan orang Alam Sutera (sudah sosialisasi) bakal ada (pembangunan) rumah ibadah juga," ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang menyebut, Alam Sutera sudah mengantongi ijin pembangunan untuk sekolah di kawasan tersebut.

"IMB-nya sekolah bukan tempat ibadah," terang sumber Banten Hits di DPMPTSP Kabupaten Tangerang lewat pesan WhatsApp, Minggu (8/10/2017).

BACA JUGA : Ternyata Alam Sutera Hanya Kantongi IMB untuk Sekolah

IMB yang diterbitkan DPMPTSP Kabupaten Tangerang itu, kata sumber, tidak menyebutkan nama sekolahnya.(Rus)

Darussalam J. S

Memulai karir jurnalistik pada tahun 2003 di harian Fajar Banten (sekarang Kabar Banten, grup Pikiran Rakyat). Pernah bekerja di Global TV selama 2005-2013 dan di Info TV selama setahun. Darussalam juga pernah menerbitkan buku jurnalistik berjudul, "Korupsi Kebebasan, Kebebasan Terkorupsi". Kemudian dia mendirikan situs berita Banten Hits, 11 Februari 2013.

Ayoo Berlangganan Berita Kami