id

Bupati Iti Jayabaya Dinilai Gagal Pimpin Lebak

By  Okt 18, 2017 | 19:51
Iti Octavia Jayabaya. (Foto: Fariz Abdullah/Banten Hits)

Lebak - Aksi unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan Kantor Bupati Lebak diwarnai kericuhan, Rabu (18/10/2017). Mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam gedung Setda Lebak terlibat bentrok dengan aparat.

BACA JUGA: Mahasiswa Bentrok dengan Polisi di Gedung Setda Lebak

Mahasiswa kecewa dengan anggaran pendidikan yang digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di tahun 2017 yang hanya Rp64 miliar dari APBD dirasa masih sangat rendah.

BACA JUGA: Iti Akui Sarana Prasarana Pendidikan di Lebak Belum Memadai

Maka hal yang wajar minimnya perhatian pemerintah daerah di bidang tersebut, Lebak masih kekurangan ratusan ruang kelas baru dan banyak infrastruktur pendidikan yang tidak memadai.

"Pemerintah seakan dengan sengaja menciptakan kebodohan," tulis HMI dalam keterangan tertulis yang diterima Banten Hits.

BACA JUGA: Komisi III Dorong 40 Persen APBD Lebak untuk Pendidikan

Dengan komposisi Belanja Tidak Langsung (BTL) 60% dan Belanja Langsung 40%, Pemkab Lebak dianggap menciptakan anggaran yang tidak adil bahkan dinilai hanya melakukan pemborosan anggaran untuk menggaji pegawai yang tidak efisien. Hal tersebut dilihat dari kinerja pembangunan fisik yang tidak mencapai target.

"Anggaran untuk gaji pegawai besar, tapi kinerja pegawainya rendah. Berarti, Bupati Lebak menggaji pegawai yang tidak bisa kerja," sebutnya.

BACA JUGA: Kepemimpinan Bupati Iti Octavia Jayabaya Dinilai Gagal

"Dengan kondisi di atas, kami dari HMI Cabang Lebak menyimpulkan bupati (Iti Jayabaya) gagal memimpin Lebak," kata HMI.(Nda)

Ayoo Berlangganan Berita Kami