id

Kades di Lebak Nikahi Gadis 13 Tahun, Begini Curhatnya

By  Okt 21, 2017 | 12:51
Ilustrasi ijab kabul. (tribunnews.com)

Lebak - Suherman, Kepala Desa (Kades) Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak dilaporkan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke polisi dan Pemerintah Kabupaten Lebak, Jumat (13/10/2017).

Suherman dianggap melanggar Undang-undang tentang Perlindungan Anak karena menikahi seorang gadis berinisial E (sebelumnya ditulis K) yang masih di bawah umur.

BACA JUGA: Kepala Desa di Lebak Dilaporkan ke Polisi karena Menikahi Gadis di Bawah Umur

Kepada Banten Hits, Suherman mengaku sebelumnya tidak mengetahui jika gadis asal Kecamatan Muncang yang dipersuntingnya itu masih berusia 13 tahun.

"Waktu itu, saya pribadi tidak pernah bertanya tentang itu (usia-red). Saya hanya tahu, dia pernah bekerja sebagai PRT di Jakarta," kata Suherman, Jumat (19/20/2017).

Ia berharap bahwa persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan proses mediasi.

"Tapi aturan berkehendak lain, masalah ini sudah ditangani pihak berwajib," ucapnya.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Mucikari Penjual Gadis di Bawah Umur di Lebak

Kata Suherman, E mau menerimanya karena memang didasari perasaan suka sama suka.

"Karena suka sama suka dan demi menjaga hal yang menimbulkan fitnah, akhirnya kami sepakat menikah. Di kampung sudah dianggap lumrah. Daripada nanti jadi zina dan lain sebagainya," tutur Suherman.

Terkait pelaporan dirinya ke polisi, Suherman memastikan bakal bersikap kooperatif.

"Sebagai warga negara yang baik, apapun keputusannya saya serahkan kepada pihak yang berwajib. Mungkin  ini ujian buat saya agar ke depan lebih introspeksi diri. Mohon doanya," tutup Suherman.

Terkait hal ini, Banten Hits belum mendapatkan tanggapan dari Polres Lebak.(Nda)

Ananda Deni

Memutuskan pilihan hidup sebagai jurnalis setelah masa-masa kuliahnya dulu dihabiskan dalam dunia pergerakan kampus. Pernah aktif di sejumlah organisasi kemahasiswaan dan bergabung dengan situs berita Banten Hits pada 2013.

Ayoo Berlangganan Berita Kami