id

Puluhan Desa di Pandeglang Terancam Batal Gelar Pilkades

By  Okt 21, 2017 | 17:08
Ilustrasi pilkades. (tribunnews.com)

Pandeglang - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Pandeglang akan digelar pada 5 November 2017 mendatang. Dari 108 desa, 30 desa di antaranya terancam tak bisa menyelenggarakan pilkades karena belum mengajukan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap tiga.

BACA JUGA: Calon Kades di Pandeglang Dipungut Rp2,5 Juta

"Ya, 30 desa itu belum memenuhi syarat. Itu karena mereka sendiri yang bikin laporan tidak selesai. Kami selalu memproses kalau syaratnya cukup untuk mengusulkan," kata Kepala DPMPD Pandeglang, Taufik Hidayat, Sabtu (21/10/2017)

Kata Taufik, belum diajukannya pencairan ADD tahap tiga akan berpengaruh pada terhambatnya proses pilkades yang membutuhkan alokasi biaya.

"Mereka harus ikuti aturan, bisa kena diskualifikasi kalau persyaratannya belum terpenuhi, tapi tetap dicairkan," ujarnya.

BACA JUGA: Polisi Awasi Ketat 13 Desa Penyelenggara Pilkades di Pandeglang

Sedangkan, penyerapan ADD tahap tiga harus diselesaikan pada bulan Oktober karena pada November sudah harus diserap tahap empat.

"Apalagi, sekarang sisa waktu tinggal 2 bulan," ucapnya.

Dari 326 desa di Pandeglang, 60 persennya sudah mengajukan tahap tiga. Saat ini, berkas sudah diajukan ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).

"Sudah 150 desa yang diajukan ke BPKD," tutup Taufik.(Nda)

Ayoo Berlangganan Berita Kami