"Si prega di godere!" Kalimat itu pasti akan meluncur dari mulut para pramusaji restoran-restoran Italia. Namun, bukan berarti jika tak ada ucapan itu menu makanan Italia yang disajikan di restoran tersebut kurang mantap. Ucapan itu lebih  sekadar basa-basi. Dalam Bahasa Indonesia, kalimat itu bisa diartikan, "selamat menikmati!"

Tangerang - Menyambut bulan suci ramadan, Novotel Tangerang (Tangcity) menawarkan beragam kuliner menarik untuk anda berbuka puasa di The Square Restaurant. Sekitar 80 macam menu setiap harinya selama ramadan yang akan suguhkan kepada para pengunjung dan tamu hotel sebagai hidangan menemani santap berbuka puasa.

Tangerang - Bagi kalian penyuka wisata kuliner, anda wajib mencicipi hidangan yang bertebaran di Rame-rame Jajan Kuliner Tropikal Karnival, TangCity 2017. Hidangan khas Nusantara yang dijajakan ini dijamin bakal menggugah selera makanmu. Festival kuliner tersebut akan berlangsung mulai dari 10 Mei 2017-4 Juni 2017, di area parkir, Jalan Perintis, Kota Tangerang.

Tangerang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Tangerang menjadi komitmen Pemkot Tangerang untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai kota yang layak dikunjungi. Guna mendorong hal itu, Pemkot Tangerang telah membangun sejumlah lahan tidur menjadi taman yang salah satunya kini menjadi primadona warga, yakni Taman Potret yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang.

Tangerang - Kafe Sandwich Attack berlokasi di Jalan Taman Hiburan, No. 5, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, persisnya di belakang Gedung KNPI Kota Tangerang. Kafe ini mengusung konsep back yard garden, dengan menu andalan sandwich sehat tanpa MSG.

BACA Berita lengkapnya di sini: Icip-icip Sandwich Attack, Rasanya Bener-benar Kompleks

 

 

 

Seporsi sandwich terhidang. Suara musik mengalun pelan. Hari belum terlalu malam, tapi suasana di kafe tersebut membuat kami tenggelam. Sandwich kami nikmati, dan alamak! Rasanya benar-benar pelik. Nikmat suasananya campur-campur dengan kelezatan sandwichnya.

 

Restoran Jepang selalu terkesan elitis, suasanya mewah dan eksklusif. Namun,  jika Anda berkunjung ke Jalan Jalan Aria Santika, Nomor 24, Kota Tangerang, Anda akan menemukan menu-menu Jepang bukan di restoran mewah atau tempat eksklusif lainnya, melainkan di sebuah kedai pinggir jalan yang diberi label "Dikashimura".

Baca liputan selengkapnya: Kini Kemewahan Makanan Jepang Bisa Dinikmati di Jalanan

 

Tangerang - Jika biasanya para chef sibuk mengolah makanan di dapur-dapur restoran. Kali ini, para koki profesional tersebut justru memasak di pusat perbelanjaan.

 

Tangerang - Indonesian Chef Association (ICA) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-III di Allium Hotel, Jalan Benteng Betawi, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa-Kamis (24-26/1/2017).

Perpaduan chicken roll dengan moyonise wortel terasa segar dan nikmat di lidah. Belum reda semua rasa nikmatnya, beef teriyaki berupa perpaduan daging dengan beberapa roll ayam yang dihidangkan dengan berbagai saus, seperti sudah memanggil-manggil untuk segera kami nikmati. Hmmmmm...... lezattttt.

Mendengar menu-menu yang kami sebutkan di atas, Anda pasti menyangka kami sedang menikmatinya di restoran Jepang yang mewah dengan suasana ekslusif. Maklum, menu-menu di atas tadi sejauh yang kita tahu hanya bisa kita temukan di tempat-tempat eksklusif.

Namun, jika Anda berkunjung ke Jalan Jalan Aria Santika, Nomor 24, Kota Tangerang, Anda akan menemukan menu-menu ala Jepang tadi. Bukan di restoran mewah atau tempat eksklusif lainnya, melainkan di sebuah kedai pinggir jalan yang diberi label "Dikashimura".

Kedai kecil ini didirikan dua anak muda asal Kota Tangerang, yakni Daevy (26) dan Nana (27). Di tempat ini disajikan makanan-makanan khas Jepang dengan harga kaki lima. 

Reporter Banten Hits dan BITV Yogi Triandono bersama kameraman Muhammad Wildan berkesempatan mengunjungi Kedai Dikashimura. Kepada kami, dua wirausahawan muda ini menceritakan awal mula berdirinya kedai ini.

Dikashimura berawal dari hasrat Daevy untuk membuka usaha. Dia kemudian mengajak Nana yang pada saat itu baru saja lulus kuliah untuk membuka sebuah usaha. Pengalaman Daevy yang juga pernah bekerja dalam sebuah restoran Jepang menuntun mereka untuk membuka sebuah kedai yang mereka beri nama Dikashimura.

Di kedai yang berdiri 1 Januari 2016 ini, disajikan berbagai macam makanan ala jepang seperti egg chicken roll, spicy chicken, chicken teriyaki, beef teriyaki, dan masakan Jepang lainnya. 

Mereka memilih masakan Jepang untuk dijual karena mereka ingin mengubah stigma makanan khas Jepang hanya ada di restoran-restoran mewah atau di mal-mal.

Halaman 1 dari 2