Fotografi buat Chandra Sanusi tak hanya sekadar ritus untuk mengejar pundi-pundi semata. Jauh dari itu, fotografi bagi Chandra Sanusi merupakan panggilan hati. Karenanya, aktivitas fotografi masih setia dilakoni Chandra Sanusi meski gerak fisik sudah tak gesit lagi.

Tangerang - Menjadi seorang narapidana bukan menjadi cita-cita bagi semua orang. Terkurung di dalam sebuah lingkup sempit dan tak bisa banyak bersosialisasi dengan masyarakat, mungkin merupakan bagian terburuknya. Terlebih, jika berada di negara asing yang tidak kita kenal.

Tangerang - Selera dan ingatan adalah dua hal yang berdiri sendiri-sendiri. Namun, lewat hidangan ternyata keduanya bisa menjadi dekat dan lekat, hingga keduanya terhubung satu sama lain.

Tangerang - Asumsi negatif masyarakat terhadap penghobi ayam jago memang masih melekat. Maklum saja, tak sedikit orang justru berurusan dengan aparat kepolisian karena hobinya memelihara ayam untuk dipertandingkan alias diadu justru dijadikan untuk mencari pundi-pundi rupiah dengan cara berjudi sabung ayam.

 

Banten Girang dan Gunung Pulosari merupakan dua titik sentral dalam kronik sejarah Banten. Bahkan, Gunung Pulasari merupakan gunung keramat kerajaan Banten Girang, sehingga penting bagi Sunan Gunung Jati dan anaknya Hasanudin untuk menaklukkannya secara batin negeri yang mereka incar sebelum merebutnya secara militer.

Pengagum kuliner di jagat raya mungkin telah bersepakat, makanan bukan hanya sekadar pemuas selera dan rasa, melainkan terkandung di dalamnya nilai-nilai budaya yang menjelma kearifan lokal dan identitas daerah. Makanan juga diyakini mampu mengubah cara pandang. Begitu luhurnya makanan diposisikan. 

 

Orang-orang modern di perkotaan dihantui rasa cemas; sampah yang setiap hari mereka hempaskan tiba-tiba balik mengancam kehidupan. Sampah hari ini pun menjelma ancaman massal. Tak cukup mengandalkan program pemerintah. Semuanya harus bergerak, terutama mau merubah cara pandang soal sampah.

 

Di rumah makan DM, mi bakso telah bermetamorfosis dalam bentuk yang revolusioner. Tak ada mangkuk. Racikan bakso dibiarkan melebur di dalam batok kelapa muda. Air kelapa yang dipercaya kaya ion, bercampur dengan bumbu bakso yang "panas" menggoda. Hasilnya.... hmmmm lezat banget.

 

Kantor pemerintahan tak pernah lepas dari kesan kaku dan otoriter. Nyaris tak ada ruang untuk berinteraksi secara santai, sambil bersembunyi dari terik matahari di balik dedaunan hijau. Namun, kesan itu langsung akan terkubur dalam-dalam ketika kita berkunjung ke Kantor Kecamatan Karawaci.

Waktu tidak akan pernah pernah mau mengulang atau menunggu. Karenanya, merugilah orang-orang yang menyia-nyiakannya. Filosofi waktu itu sepertinya dimafhumi betul oleh Slamet Riyadi, seorang korban PHK yang kini menjadi penggerak industri kreatif di tempat tinggalnya, Jalan Hasyim Ashari, Gang Kemuning, No. 17, RT 001/05, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.